Penggunaan internet sudah bukan hal yang "wah" lagi. Dari semua kalangan, bahkan anak-anak pun yang seharusnya "belum boleh" karena umur, sudah memakai sehari-hari. Untuk itu, bukan hal yang aneh jika bidang pendidikan juga menggunakan internet sebagai sarana bantu. Dan justru jika tidak mau menggunakan internet, maka akan tertinggal dari yang lain.

e-learning

Software untuk alat bantu dunia pendidikan sudah muncul sejak lama. Bahkan sejak komputer generasi awal. Namun dengan adanya internet, maka software yang berupa aplikasi berbasis web yang paling cocok dan fleksibel. Sebab bisa diakses menggunakan perangkat yang berbeda-beda (misalnya : komputer, laptop, hp dan tablet) dan sistem operasi yang berbeda-beda (misalnya : windows, linux, android, dll.). Salah satu e-learning yang akan kita bahas disini adalah Google Suite for Education (GSE).

Mengapa memilih GSE?

Salah satu alasan adalah free untuk pendidikan (dengan syarat harus sudah memiliki web sekolah berdomain sch.id). Disamping itu tentu banyak alasan lain. Antara lain :
* hanya butuh 1 akun google (gmail) untuk dapat menjalankan semua aplikasi pendukung GSE.
* dapat digunakan untuk membuat kelas virtual yang komplit (aplikasi office, media simpan awan, dll).
* dalam satu kelas, siswa, guru, wali kelas dan bahkan orang tua/wali dapat ikut berkolaborasi.

Nah, sekarang tinggal bagaimana kita mau memanfaatkan itu semua dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah kita masing-masing. Tertarik? Ingin mencoba menggunakan GSE? Kalau iya, cobalah membuat kelas virtual saja dulu. Caranya? Coba klik membuat kelas google.

 

-(adf)-

 

 

Perselingkuhan hantaran positif (fasa)dan negatif (0) masih tercium dari kencangnya bus Putra Mas pagi ini. Perselingkuhan yang terdeklarasi, Ter banner seperti mau pura pura seminar jarang bahkan tidak bisa melahirkan si jago merah..... Karena semua jaringan terproteksi Mak ComBlang (MCB) yang setia setiap saat pakai Rexona. Jadi sesaat terjadi hubungan pendek, perselingkuhan diluar batas Mak Comblang dengan tegas dan bijaksana memutuskan aliran asmara yang terjalin. Bagaimana mau melahirkan......anget dikit sudah dipisahkan.

Terussssssss...... siapa yang melahirkan si jago merah..... 

Hubungan gelap..... perselingkuhan tersembunyi.... silent mode . Semacam inilah aktifitas berbahaya pemicu bencana, termasuk lahirnya si jago merah. Berawal sekedar gandengan jenthik benih asmarahhhhh muncul..... timbul kehangatan kehangatan dan tambah hangat. Fase ini si Mak Comblang nggak berkutik. Diskripsi operasional tidak ada tertulis larangan gandeng jenthik....walaupun reaksinya begitu Hots. Mak Comblang hanya melongo saja. Tau tau lahir jago merah..... mendatangkan montor kloneng.....wiiiiiuuuuwiiiiiuuuuiwiiiiiuuuu.

Selain itu penyebab kebakaran yang secara umum akibat korsleting listrik....... sebenarnya diakibatkan lagunya bag Manshur S yang begitu kerasnya dalam bus perjalanan pagi hari ini. SALOME.....Satu Lobang raMe rame. Satu stop kontak digunakan bersama satu desa, kalau boleh dikurangi. Satu lobang banyak T termasuk T guru BK SMPN 4 Lamongan .... Pemaksaan kehendak, ledehhh dahhhh seperti didepan R guru....

Tujuan tulisan ini...

Ubah paradigma korsleting listrik penyebab kebakaran. Penyebab sebenarnya sambungan kabel tidak sempurna, apakah didalam kotak sambung ataupun pemakaian steker atau colokan. Pemakaian komponen dibawah standar....juga riskan.

Dengan pemahaman itu akan terjadi tindakan sekenanya. Pasang sekarepnya.... toh juga nyala gaess.... Orang akan berhati-hati....bukan kongslet kabel kobong image katut.

 

 

Kondektur sudah Aban Aban stop dulu

Seharusnya Hari Guru Nasional adalah tanggal 25 November, namun karena tepat pada hari libur (Minggu), maka upacara dilaksanakan pada tanggal 26 November. Upacara bersama dengan semua siswa. 

 

Cuaca gerimis tidak membatalkan tekad guru dan siswa untuk melaksanakan upacara. Upacara kali ini menghadirkan tokoh PGRI Lamongan, yaitu Bapak Rustam. Upacara berjalan lancar. Meski ada satu-dua siswa yang terpaksa harus mengundurkan diri dan masuk ke ruang UKS karena kondisi badannya kurang fit. 

 

Setelah upacara selesai, semua wali kelas diundang hadir ke tengah lapangan untuk mewakili semua guru menerima "sesuatu" dari perwakilan siswa semua kelas. Para wali kelas berbaris ururt mulai dari kelas 7A hingga 9I. Sedangkan para siswa, perwakilan kelas berjalan beriringan dengan tangan berada di belakang. Setelah tiba tepat di depan wali kelas masing-masing, dengan serentak mereka mengulurkan tangannya yang menggenggam setangkai bunga. Dipersembahkan kepada gurunya dengan diiringi ucapan, "Selamat Hari Guru pak...bu...". Ada rasa haru menerima ucapan seperti itu. Semoga dengan semangat Hari Guru ini, kami para guru semakin gigih dan giat dalam mengemban dan melaksanakan tugas untuk mendampingi siswa/siswa dalam belajar. Dan semoga para siswa semakin terpacu untuk lebih giat dan tekun dalam belajar agar mendapatkan bekal ilmu yang bermanfaat dalam proses kehidupan selanjutnya. 

 

 

---oOo---

Korsleting kerap jadi kambing hitam dalam tragedi kebakaran akibat listrik. Seandainya betul adanya, entah berapa ekor hasil konversi korsleting menjadi kambing hitam...

Korsleting listrik dalam pemahaman anak SD maupun MI, adalah hubungan pendek aliran listrik. Ditingkat pendidikan lebih tengah, arti kongslet masih tetap.....yaitu hubungan pendek. Ditingkatan lebih tengah dan naik alias Menengah Atas (SMA) tidak cukup hubungan pendek, dilanjutkan pada hubungan pertemanan, persahabatan dan percintaan bersama 🐒. Konsepnya masih sama..... hububgan pendek.

Fenomena apa yang menggeser hubungan tidak syah antara fase (+) dan nol ( 0) sebagai penyebab kehangusan..... Dari kalangan reporter, suporter, suprviser, produser, operator, polisi, Teknisi, petani, ....

 

 

 

To be continued.....